Selamat Datang di Fakultas Kedokteran

TERKEMUKA DALAM POSKESTREN

Pelopor Ilmu dan Teknologi Kedokteran (Iptedok) terutama kedokteran pencegahan khususnya dilingkungkan pesantren dengan memperkuat peran pos kesehatan pesanten (poskestren).

Fakultas Kedokteran Menuju Level Dunia

PROFESIONAL DALAM IPTEKDOK

Melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi sesuai bidang IPTEKDOK dengan pendekatan terkini dalam pemecahan masalah, komunikasi dan kerjasama tim.

Keluarga Besar Fakultas Kedokteran Unusa

BERJIWA WIRA USAHA

Berpikir dan bertindan secara kreatif, inovatif, mandiri, tangguh dan bertanggungjawab.

BERITA

Mahasiswa Unusa Raih Juara Tiga Lomba Video Public Health Challenge

Mahasiswa Unusa Raih Juara Tiga Lomba Video Public Health Challenge

Surabaya - Dua mahasiswa Program Studi (Prodi) S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) berhasil meraih juara tiga lomba video public health challenge yang digelar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI). Ivan...

Mahasiswa Tidak Hanya Kuasai Hardskill Namun Wajib Kuasai Softskill

Mahasiswa Tidak Hanya Kuasai Hardskill Namun Wajib Kuasai Softskill

Surabaya – Kaprodi D-4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) Muslikha Nourma R, S.KM., M.KKK menilai jika menjalani kuliah tidak cukup menguasai hardskill namun juga harus menguasai softskill. Nourma menjelaskan tantangan...

SELAMAT DAN SUKSES ATAS PENGUKUHAN GURU BESAR Prof. Dr. Mulyadi dr Sp.P (K), FISR

Prof. Dr. Mulyadi dr Sp.P (K), FISR merupakan sosok Guru Besar (Gubes) pertama yang akan dikukuhkan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa). Prof Mulyadi merupakan spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi.

Rektor Unusa, Prof Jazidie mengatakan bahwa pengukuhan yang akan diadakan besok (16/10) merupakan kebanggan tersendiri Unusa. “Ini merupakan pecah telor Unusa, pengukuhan guru besar yang pertama ber NIDN. Secara kseluruhan terdapat 4 dan 3 diantaranya merupakan NIDK. Mereka sudah pensiun dari universitas sebelumnya tapi berhome base dosen di Unusa. Jadi Prof Mulyadi ini Gubes ber-NIDN yang pertama kali,” ungkap Rektor Jazidie.
Dikatakan Gubes kelahiran, Trieng Meduro, Sawang, Aceh Selatan, pada 19 Agustus 1962 ini mengatakan, menghadapi keadan ini para pendidik kedokteran diharuskan untuk menggunakan sistem berbasis teknologi dan simulasi melalui daring. “Ini merupakan tantangan sekaligus pertaruhan. Mengingat prinsip utama dalam pendidikan kedokteran, prinsip pengajaran klinis ideal yang tidak dapat digantikan adalah tidak ada guru yang lebih baik selain pengalaman langsung menghadapi pasien,” katanya.

INOVASI

CHASE

eSorogan

eBandongan

CERDIG

9 KEBIASAAN CIVITAS AKADEMIKA FK UNUSA

STATISTIK

ANGKATAN

MAHASISWA

DOSEN TETAP

PROGRAM STUDI

Ikuti Update Fakultas Kedokteran Unusa di Instagram

Bergabung Bersama Kami

Banyak pengalaman dan pengembangan kemampuan yang tidak terlupakan selama Anda menjadi bagian dari sivitas akademika Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya